Mengubah interior mobil bernuasa bar bukan terobosan baru dan sudah dilakukan beberapa tahun silam. Steven punya obsesi memindahkan konsep bar and lounge di besutannya, Toyota Kijang, dipadu dengan audio.
Bukan sekadar untuk gaya-gayaan, melainkan ketika pergi berlibur ke pantai, ini dibuat untuk merasakan suasana gemerlap lampu diiringi dentuman musik dan deburan ombak sambil menikmati minuman alkohol. Jangan sampai mabuk, lho. Nanti enggak bisa pulang.
Desain bar yang dilakukan Steven ini juga mungkin berkaitan dengan kuliahnya yang mengambil jurusan perhotelan di Universitas Pelita Harapan, Tangerang. Steven lantas menceritakan obsesinya itu pada Tonny Susilo, instalatur audio Sound Motion yang menginginkan bar berjalan dipadu dengan perangkat audio.
Tonny pun harus putar otak untuk mewujudkan order dari Steven, terutama komposisi kosmetik harus terlihat harmonis karena yang dipakai banyak sekali. Mulai dari pembuatan mini bar, pemasangan cool box, penutup akrilik, lampu LED putih, sampai penempatan botol-botol minuman alkohol.
Sebelum menata ruang interior Kijang, Tonny melihat foto-foto desain audio dan bar. Sebagai tahap awal, penggarapan pertama adalah membuat bar dengan bahan akrilik 9 mm untuk meletakkan botol dan gelas yang dirancang menggantung. Dudukannya terbuat dari besi stainless steel berdiameter 1 mm yang dibaut ke atap, sedangkan untuk tutup kosmetik audio pakai akrilik 5 mm.
Untuk bikin kesan bar yang kuat, tempat minuman dari bahan plastik ukuran (diamater) 20 cm diubah fungsi sebagai tempat bir yang sudah dimodif custom dengan tambahan selang untuk mengeluarkan alkohol.
Penempatan botol-botol alkohol tak cuma di belakang, tetapi tersedia di depan laci penumpang depan. Agar rona warna menyala, digunakan LED putih yang ditanam di akrilik sebanyak 1.000 unit.
Untuk pengaturan speaker, Tonny melakukan kreasi sendiri. "Bahan konus-nya pakai paper dan magnet, pesan dari pabrik speaker," ujar Tonny, sedangkan lilitan koilnya dibuat sendiri disesuaikan dengan frekuensi sebaran yang diinginkan. Rentang frekuensinya, terang Tonny, diatur 63Hz sampai 4Khz. Setelah usai merakit speaker, baru kemudian dibuatkan X-Over pasif dengan slobe 12 dB.
Minggu, 05 April 2009
"Mini Bar Berjalan" Parkir di Tepi Pantai
Posisi gelas digantung dipermanis dengnan sinar lampu LED
Artikel Terkait:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar