Toyota Avanza tipe E keluaran 2007 ini banyak bikin orang pegal leher. Pasalnya, setiap melintas di jalan tol, menurut si pemiliknya, Harrizsyah, banyak yang melirik mobilnya.
Padahal, modifikasi yang dilakukan enggak ekstrem banget. Bodinya masih terbilang standar, cuma sepatbor rada bongsor lantaran menyesuaikan pemakaian velg superlebar 19 inci (untuk ukuran Avanza) dan ceper. Dipadu dengan ujung knalpot, juga superganda (dua kanan dan dua kiri).
Biang pemicu orang melirik mini MPV ini justru pada interiornya yang begitu kontras dengan cat bodi (merah permen). Selain kelirnya yang putih semua, bagian ruang penumpang tengah sampai belakang sudah didesain. Sekalian pembuktian kalau Harriz, juragan bengkel jok Glamourz di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sangat piawai benahi interior.
Untuk menciptakan ruang kabin yang luas dan indah dengan model tampilan sofa (jok standar tengah dan belakang dipensiunkan), kerangka jok belakang menggunakan bahan kayu jati belanda, kemudian diberi karet ban bekas yang memanjang dari sisi kanan kiri serta depan dan belakang, barulah kemudian dikasih busa setebal 18 cm agar saat diduduki terasa empuk.
Selesai itu, barulah bagian tersebut dilapisi dengan bahan Murano yang sebelumnya telah dijahit double stitch dengan benang serrafill. Untuk menciptakan motif berkerut, Harriz memberi kancing yang total terpasang di seluruh interior sebanyak 150 buah.
Motif jok berkerut ini juga disesuaikan dengan door trim pada kelima pintu. Termasuk juga kerangka kaca pintu jok tengah dan belakang sampai langit-langit. Bahkan setirnya, konsol tengah, dan tongkat persneling berwarna putih.
Masalahnya, saat musim hujan, Harriz mungkin sedikit enggan mengendarai Avanza-nya, apalagi membawa penumpang. Bisa-bisa, rang yang putih bersih itu jadi belepotan alias kotor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar